QC – Steel Structure Erection

Salam rekan-rekan. Pada artikel pertama ini saya mau menyampaikan bahwa materi ini adalah sebagian dari pengalaman saya sebagai QA/QC Inspector. Jadi bila rekan-rekan saat ini akan menghadapi project Steel structure erection maka mudah-mudahan ini dapat membantu. Oke langsung kita mulai saja. Pertama apa yang dimaksud pekerjaan steel structure erection itu. Saya mencoba menjelaskan dengan cara saya. Gampangannya pekerjaan steel structure erection itu adalah suatu pekerjaan yang meliputi beberapa proses yaitu, Assembly dan Erection. Jadi kalau di pertambangan itu seperti conveyor, strcuture tower, pipe rack, dll. Biasanya steel structure itu difabrikasi dulu oleh fabrikator di workshop setelah itu material-material tersebut dikirim ke site tempat akan dibangun steel structure tersebut. Proses pekerjaan steel structure erection kebanyakan menggunakan sistem baut dan hanya sedikit menggunakan las terkecuali saat ada modifikasi di lapangan. Sudah cukup jelas ya dengan pengertiannya. Sekarang saya akan menjelaskan tentang pekerjaan steel structure erection untuk pertambangan. Tentunya bila rekan-rekan sebagai QA/QC Inspector WAJIB paham dan bisa membuat ITP. ITP adalah singkatan dari Inspection Test Plan atau perencanaan pengujian. ITP ini berisi jenis-jenis pengujian yang akan dilakukan untuk membuktikan bahwa steel structure tersebut sudah sesuai dengan standard yang diinginkan. Seperti yang saya sampaikan diatas bahwa untuk dipertambangan steel structure itu seperti Conveyor, structure tower, pipe rack,dll. Selanjutnya saya akan menjelaskan satu per satu beberapa jenis inspeksi untuk steel structure erection

1. CAMBER DIMENSIONAL INSPECTION

Ini adalah inspeksi pada gallery / gantry Conveyor. Jadi biasanya gallery conveyor itu berukuran panjang bisa sampai 20 meter dan terbagi menjadi dua section 10 meter x 2 section. Sehingga akan ada proses assembly atau penggabungan 2 buah section gallery conveyor menggunakan sistem splicing bolting. Tentunya saat digabung menjadi satu gallery conveyor yang panjang dan berat akan timbul yang namanya camber atau lengkungan. Camber tersebut tidak bisa dihilangkan namun ada toleransinya. Itu yang akan kita pelajari saat ini. Simak baik-baik rumus dan ilusrasi dibawah ini.

C ≤ 20%

CAMBER GALLERY CONVEYORBerdasarkan gambar diatas nominal camber gallery conveyor section 1 dan 2 adalah 36 mm. Dan dari rumus diatas C adalah nilai toleransinya. Jadi gallery tersebut diijinkan dengan camber minimum 36 mm dan maksimum 20% dari 36 mm. Karena semakin tinggi angka camber berarti gallery conveyor tersebut semakin melengkung. Sekarang bagaimana cara menginspeksi dilapangan.

2. COLUMN LEVEL DIFFERENCE INSPECTION

Ini adalah salah satu inspeksi untuk kolom-kolom structure tower. Ini hubungannya dengan perbedaan level pada kolom-kolom yang saling berhubungan. Saya akan memberikan gambar ilustrasi dibawah ini.

STRUCTURE TOWERCOLUMN LEVEL DIFFERENCEGambar diatas adalah sebuah steel structure tower dan gambar disamping kanan adalah ilustrasi untuk mengukur perbedaan level kolom. Perhatikan juga rumus dibawah ini sehingga kita bisa mendapatkan toleransi perbedaan level pada kedua kolom.

FW ≤ 3000mm ( D Maksimum =  3mm )

FW ˃ 3000mm ( D Maksimum = 5mm )

 

 

3. COLUMN VERTICALITY INSPECTION

Ini juga adalah inspeksi untuk kolom-kolom structure tower. Ini hubungannya dengan kemiringan dari kolom-kolom tersebut. Perhatikan gambar ilustrasi dibawah.

COLUMN VERTICALITYPerhatikan rumus dibawah ini

H ˂ 30 M ( Tolerance a = H / 1000 mm )

Demikian yang bisa saya share kan disini. Untuk rumus toleransi yang lain beberapa standard memiliki sedikit perbedaan tapi semuanya bisa diaplikasikan dan dalam pekerjaan angka tersebut harus disetujui atau approved oleh client sebelum kita mengaplikasikan. Semoga ini bisa membantu rekan-rekan.

NOTED :

Setelah rekan-rekan membaca artikel ini mohon untuk meninggalkan komentar.

Thanks and Regards

PENULIS